Minggu, 28 April 2019

PENGALAMAN PERJALANAN KLA JEPANG


PENGALAMAN KLA(KULIAH LAPANGAN ARSITEKTUR) DI JEPANG

Assalamuallaikum Wr. Wb. Perkenalkan saya Mia Belia saya akan berbagi pengalaman serta kegiatan aktifitas perjalanan KLA saya di Negara Jepang. Sebelumnya KLA merupakan salah satu mata kuliah wajib pada semester 6(enam) mengenai observasi sebuah objek yang biasa diamati adalah bangunan atau lansekap, lalu dikemas dengan pembuatan laporan berupa video yang akan di tampilkan dan di nilai. Aspek yang utama dalam penilaian tugas tersebut adalah hasil observasi yang di uraikan melalui story board menghasilkan sebuah susunan alur video  yang menjelaskan observasi tersebut secara pembelajaran dan apik.

        Destinasi KLA saya adalah negara yang terkenal dengan Bunga Sakura yang cantik yaitu Jepang. Lamanya kami melakukan KLA selama 4(empat) hari dengan beberapa objek. Pada hari keberangkatan kami semua berkumpul dan berangkat di bandara SOETTA (Soekarno Hatta) menuju Japan. Kami sampai pagi hari di negara sakura langsung melanjutkan destinasi di objek yang pertama yaitu Gunung Fuji, yang terkenal dengan keindahan Saljunya dan tempat rekreasi bagi masyarakat setempat. Saat menuju objek tersebut kami menggunakan armada Bus, dengan waktu perjalanan lumayan lama sehingga kami dapat istirahat di Bus. Dalam perjalan kami sempat berhenti disebuah restarea untuk makan siang, suasananya cukup nyaman apalagi Jepang merupakan negara yang terkenal dengan displin dan kebersihannya yang teratur sehingga restarea tersebut sangat bersih.
     Gunung fuji, Jepang.

Lalu kami melanjutkan perjalanan, tidak begitu lama dari lokasi restarea tersebut sampailah kami di Gunung Fuji. Udaranya sangat dingin bekisar 2°C - 4°C tetapi rasa tersebut seketika hilang sejenak ketika kami disugguhkan view yang sangat indah yaitu berupa tumpukan salju tebal dengan warna putihnya, kami pun dapat mengenal tekstur salju langsung. Suasana di area tersebut cukup ramai banyak keluarga yang menghabiskan waktu bersama selain itu ada yang sedang main ice skating, bermain salju, dll. Disini kami juga mengabadikan momen, bermain serta berbelanja cendera mata. Setelah selasai kami menuju hotel untuk istirahat . Kami menginap di Hotel daerah Edogawa, Tokyo. Untuk observasi kami dimulai esok hari dengan objek pertama nakagin capsul dan 2121 design sight building serta ke Hinoki-Cho Park untuk obeservasi tugas TRL(Tata Ruang Dalam).
Kesokkan harinya pada hari ke -2(dua) kami menuju objek pengamatan yaitu nakagin capsul dan 2121 design sight building tetapi kami hanya singgah sebentar untuk mengabadikkan momen lalu langsung menuju Hinoki-Cho Park untuk obeservasi tugas TRL(Tata Ruang Dalam). Disana kami melakukan pengamatan mulai dari identifikasi jenis, nama dan fungsi tanaman, fasilitas yang ada, me-list letak-letak landmark, node, dll. Suasana disana nyaman walaupun letaknya persis dipinggir jalan tapi tidak terdapat polusi suara, cukup sepi juga tidak banyak orang yang beraktifitas. tetapi kami melihat bebrapa kelompok anak- anak seperti Play Group yang sedang kegiatan pengenalan Alam sekitar, lalu bersantai, mengajak pliharaan untuk bermain, dll. Lalu destinasi dilanjutkan dengan ke Ueno Park Taman yang terkenal oleh turist dan salah satu destinasi yang menjadi list dikunjungi. Waktu yang ditempuh cukup lama menuju Ueno Park kami juga sempat berfoto di beberapa tempat yang sangat terkenal di Jepang. Sesampainya kami di ueno kami melewati beberapa objek yang biasa dikunjungi sebagai destinasi.



Hinoki-Cho Park, Jepang.

Saat pertama kami tiba kami melihat pertunjukkan Gelembung yang sangat cantik yang berbahan dasar sabun dan ukuran lumayan besar serta mengasilkan bentuk-bentuk unik. Banyak anak-anak hingga dewasa yang tertarik untuk melihatnya termasuk saya. Lalu terdapat kolam dengan ukuran yang besar yang dikelilingi dengan Bungan cantik warna warni juga patung di tengah-tengah kolam. Banyak yang berkunjung pada hari itu entah sekedar santai atau berkreasi. Ada hal yang menarik selain pertunjukkan gelembung yaitu ada seorang pemain alat musik yang terbuat dari bamboo jika di Indonesia hampir serupa dengan kolintang. Lantunan nada yang dimainkan sangat bagus menghasilkan harmoni yang indah. Di ueno park ini ada beberapa objek wisata lainnya ada kebun binatang, danau untuk rekresai bermain di air, dll.


UENO park, Jepang.

Kami pergi lebih awal karena untuk memotong waktu observasi kelompok saya di shinsakongawa water park. Sesampainya kami langsung berbagi tugas dan pembagian pengeshootan area lumayan cukup lama hingga matahari terbenam tak terasa. Lalu kami kembali ke Hotel untuk istirahat.
Pada hari ke-3(tiga) kami melanjutakan observasi menuju Asakusa Temple atau Sansoji. Berlokasi di distrik Taito, sebelah barat Sungai Sumida, daerah Asakusa pernah menjadi sebuah kota kuil  dengan Kuil Sensoji sebagai daya tarik utama. Menurut legenda, kuil ini dibuat oleh beberapa nelayan bersaudara. Salah satu yang menarik dari Kuil Sensoji di Tokyo adalah bagian gerbangnya. Konon, gerbang ini dijaga oleh Furai-jin yaitu Dewa Angin dan Dewa Petir. Satu lagi yang menjadi ikon dari Kuil Sensoji adalah adanya Kaminari-mon yaitu Gerbang Petir dengan ukuran raksasa.



                                                                        Asakusa Temple, Jepang.



Disana juga ada yang unik yaitu sebuah rak yang berjejer didalamnya terdapat tulisan angka dengan dalam Bahasa jepang dan didalam rak tersebut ada sebuah kertas seperti ke-hoki-an isinya kurang lebih, jika kita ingin mencoba dengan cara mebayar 100¥(kalau tidak salah, saya juga lupa) lalu mngambil seperti sumpit untuk melihat nomor sebelumnya kita harus mengocok untuk mengetahui kita mendapatkan nomor berapa dan kertas bertuliskan apa. Saya pun mencoba dan mendapat good fortune in the future terdapat juga penjelasannya dari maksud kalimat tersebut. Tetapi jika kita mendapatkan badluck kita harus melipat dan menjempit di tempat yang disediakan agar keburukan tersebut tidak terbawa(kurang lebih seperti itu penjelasannya). Setelah itu kita dapat berbelanja ria disepanjang jalur asakusa berbagai barang ditawarkan untuk cenderamata.

Gundam Diver City, Jepang.

Lalu melanjutkan perjalanan ke Gundam Diver City di daerah Odaiba mall disana kami disugguhkan denga replica gundam dengan ukuran besar di pintu masuk dan beberapa replica gundama lainnya dengan ukuran yang lebih kecil. Lalu kami berabjak masuk ke mall disana banyak tersedia barang mulai dari merek terkenal hingga makanan-makanan juga tidak lupa yang menjadi ikonik yaitu gundam. Disana juga kami berkupul untuk peratama kalinya satu angkatan di jepang dan berfoto bersama. Dan setelah itu kami kembali ke hotel untuk istirahat.


Keesokann harinya hari ke-4(empat) hari terkhir kami melakukan observasi untuk kelompok saya di shinsakongawa yang sebelumnya sudah mengambil beberapa scene, kami melakukan pengamatan dengan lebih detail untuk menutup kekurangan scene. Kami langsung menuju area yang sudah dibagikan sesuai tugas. Cukup lama untuk pengamatan kami dan selanjutnya kami langsung melanjutkan destinasi yang terkenal di jepang seperti Akihabara, Shinjuku, Shibuya tidak hanya untuk berbelanja juga kami dapat mengenal negara sakura tersebut lebih dekat melalui budaya, sosial, dan lainnya.

Shinsakongawa water park, Jepang.

Sekian cerita mengenai pengalamn saya di negara sakura tersebut. Semoga kalian juga dapat berkunjung ke negara sakura tersebut dan mengenal lebih dekat budaya, social, dan lainnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar